tnbs Archives | HaKI https://hutaninstitute.or.id/perhutanansosial/tnbs/ Perkumpulan Hutan Kita Institute Mon, 26 Nov 2018 10:04:40 +0000 en-US hourly 1 https://hutaninstitute.or.id/wp-content/uploads/2025/09/cropped-haki-logo-32x32.png tnbs Archives | HaKI https://hutaninstitute.or.id/perhutanansosial/tnbs/ 32 32 Harimau Sumatera di TN Sembilang Tertangkap Kamera Penjebak https://hutaninstitute.or.id/harimau-sumatera-tertangkap-kamera-penjebak/ Mon, 26 Nov 2018 09:38:13 +0000 https://hutaninstitute.or.id/id_id/?p=3646 hutaninstitute.or.id            Pelaksanaan pemantauan Harimau melalui pemasangan dan pelepasan kamera trap telah dilakukan, kegiatan yang melibatkan berbagai pihak baik dari Instansi, NGO dan Mahasiswa tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Pemantau Satwa, berhasil mendapatkan foto Harimau Sumatera. Prasetio Widodo kordinator Lapangan KiBASS mengatakan, dalam pemantauan sebelumnya aktifitas utamanya adalah pemasangan kamera penjebak, […]

The post Harimau Sumatera di TN Sembilang Tertangkap Kamera Penjebak appeared first on HaKI.

]]>
hutaninstitute.or.id            Pelaksanaan pemantauan Harimau melalui pemasangan dan pelepasan kamera trap telah dilakukan, kegiatan yang melibatkan berbagai pihak baik dari Instansi, NGO dan Mahasiswa tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Pemantau Satwa, berhasil mendapatkan foto Harimau Sumatera.

Prasetio Widodo kordinator Lapangan KiBASS mengatakan, dalam pemantauan sebelumnya aktifitas utamanya adalah pemasangan kamera penjebak, pemasangan kamera penjebak yang dipasangkan ada 24 unit tersebar di 12 titik.

“ Kamera yang tersebar di 12 titik tersebut yang telah terpasang akan di lepas dimana minimal jangka waktu pelepasan adalah 40 (empatpuluh) hari, ,”ungkapnya.

Prasetyo menerangkan setelah melakukan pelepasan kamera penjebak, data yang didapat dapat dianalisis mengenai keberadaan Harimau Sumatera di sekitar Wilayah SPTN II Sembilang TNBS. “Harapan yang keluar dari kegiatan adanya dokumen tentang kegiatan dan analisis data terkait perekaman oleh kamera penjebak,”ujarnya.

Berlian Pratama salah satu anggota Pokja dari Hutan Kita Institute (HaKI) mengatakan pada periode ini kami mencoba mengidentifikasi keberadaan Harimau Sumatera di daerah tengah sembilang dimana sebelumnya belum pernah dilakukan survei diwilayah tengah Sembilang.

Pria yang sehari- hari bekerja di HaKI tersebut mengatakan pelepasan kamera trap dilaksanakan setelah kamera terpasang lebih dari 40 (empat puluh) hari, untuk mengetahui keberadaan Harimau Sumatera.
Berlian juga menjelaskan dari 24 pasang kamera penjebak hanya 1 pasang yang dapat merekam kehadiran satwa tersebut di lokasi Sungai Simpang Satu, selain penampakan foto Harimau Sumatra terekam juga kehadiran satwa mamalia lainnya seperti Rusa Sambar (Rusa unicolor) Beruang Madu (Helarctos malayanus) dan Kera Ekor Panjang (Maccaca Muscularis).

“Kamera Penjebak yang dipasang di daerah Sungai Simpang Satu berhasil merekam gambar seekor Harimau Sumatera, dimana lokasi tempat dipasangnya kamera penjebak merupakan wilayah lahan basah dan sebagian besar tertutup oleh Hutan Mangrove dan lokasi tersbut belum pernah dipasang kamera penjebak tepatnya di bagian tengah dari kawasan sembilang,”ungkapnya.

Seekor Harimau Sumatera tertangkap kamera trap milik tim Pokja Pemantau Harimau KiBASS

Bagus dari ZSL Tim Tiger salah satu anggota Pokja mengatakan hanya wilayah Sungai Simpang Satu yang berpotensi memiliki kantong-kantong habitat Harimau Sumatera, hal ini dikarenakan potensi satwa mangsa dari Spesies Karnivora langka banyak tersebar di daerah ini yang terekam oleh kamera penjebak seperti Rusa Sambar, Babi Hutan dan lain lain.

“Akan tetapi kondisi wilayah Resort Solok Buntu walau tidak terekam kehadiran Harimau Sumatera tersebut tetapi catatan konflik antara Petambak dengan Harimau tersebut menjadi tolak ukur dalam pemasangan kamera penjebak di areal tersebut,”Ujarnya.

Disamping itu kehadiran satwa mangsa di areal Resort Solok Buntu melalui kehadiran jejak satwa mangsa kemungkinan kehadiran sipredator tersebut.

Selain Harimau Sumatera, spesies mamalia lainnya yang terekam dikamera penjebak adalah Beruang Madu. Ditemukan diwilayah sungai simpang satu. Selain gambar di kamera penjebak tim juga menemukan jejak atau tanda Beruang Madu secara langsung.

Berdasarkan hasil kamera penjebak dari survei ini, terdapat kemungkinan tinggi penambahan jumlah spesies yang tidak terekam atau tertangkap kamera. Hal itu dikarenakan penambahan jumlah spesies masih dilakukan pada sekitar 40an hari.

Bagus menambahkan perlunya adanya penambahan durasi waktu untuk pemasangan kamera penjebak menjadi 60 hari. Hal ini dilakukan untuk melihat potensi-potensi satwa lainnya agar terekam dikamera penjebak. Sehingga ditemukan spesies mamalia yang dilindungi lainnya.

Hasil ini juga menunjukkan bahwa zona penyangga kawasan Sembilang masih memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi walaupun dengan kelimpahan yang rendah. Hutan yang terus tumbuh antara taman nasional dan zona penyangga akan memungkinan satwa liar berpindah diantara wilayah ini. Selama musim hujan pada lantai hutan di Taman Nasional, terdapat beberapa spesies seperti Beruang Madu dapat berpindah ke daerah yang kering di zona penyangga.

Bagus menyarankan kedepannya yang perlu dilakukan oleh Tim Pokja ini adalah adalah melakukan penyelesaian analisis data dari kegiatan tahap I berdasarkan hasil dari kamera penyebak serta melakukan evaluasi tentang aktivitas terkait metode di lapangan untuk mendapatkan data yang akurat.

 

Penulis : JUA

Editor : SW

The post Harimau Sumatera di TN Sembilang Tertangkap Kamera Penjebak appeared first on HaKI.

]]>
KiBASS Lakukan Pelatihan Web Untuk Staff BTNBS https://hutaninstitute.or.id/kibass-lakukan-pelatihan-web-untuk-staff-btnbs/ Fri, 26 Oct 2018 09:24:05 +0000 https://hutaninstitute.or.id/?p=3634  Dalam rangka mengoptimalkan dan meningkatkan kemampuan pengelolaan konten website tnberbaksembilang.org, dan meminta masukan dalam perbaikan Panduan penyuluhan konservasi sumber daya alam dan pengelolaan Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS),  Konsursiom Bentang Alama sembilang SUMSEL (KiBASS) selaku mitra Taman Nasional Berbak dan Sembilang mengadakan pelatihan dan konsultasi panduan penyuluhan kepada staff Balai Taman Nasional Berbak dan […]

The post KiBASS Lakukan Pelatihan Web Untuk Staff BTNBS appeared first on HaKI.

]]>
 Dalam rangka mengoptimalkan dan meningkatkan kemampuan pengelolaan konten website tnberbaksembilang.org, dan meminta masukan dalam perbaikan Panduan penyuluhan konservasi sumber daya alam dan pengelolaan Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS),  Konsursiom Bentang Alama sembilang SUMSEL (KiBASS) selaku mitra Taman Nasional Berbak dan Sembilang mengadakan pelatihan dan konsultasi panduan penyuluhan kepada staff Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang (BTNBS) mulai dari konsultasi modul lalu melakukan pelatihan dari penulisan, potografi, videograf ihingga dasar – dasar website.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Seksi II TNBS yang mewakili Kepala Balai TNBS, beliau mengungkapkan bahwa di era sekarang penerapan teknologi informasi sanga tpenting untuk di lakukan mengingat zaman yang serba digital ini karena jika tidak maka akan sangat ketinggalan sekali .

“Diharapkan nantinya kegiatan ini menghasilkan individu staff yang mempunyai skill jurnalis sehingga dapat diterap kan untuk web tnberbaksembilang.org. sehingga website tersebut dapat dioptimalkan dengan baik sebagai media informasi dan edukasi kepada masyarakat umum serta turis mancanegara, ”imbuhnya.

Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua hari , yaitu hari pertama konsultasi panduan penyuluhan yang telah di susun sebelumya di acara Fokus Groub diskusioan di Palembang serta melakukan pelatihan  materi website dan infografis kemudian dilanjutkan dihari kedua materi potografi, videografi dan penulisan. Dengan system interaktif serta berbasis penerapan.

Kordinator awarnes KiBASS, Jadid Ulul Albab mengatakan sebelum dilaksanakan kegiatan ini terlebih dahulu KiBASS melakukan riset kebutuhan di Balai TNBS. Sehinggaa pada saat materi yang diberikan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh staff BTNBS khususnya yang mengelola website tnberbaksembilang.org.

“Ya kita terlebih dahulu melakukan diskusi internal dalam menetukan materi apa yang tepat dalam pengelolaan  dan pengopersian web tersbut agar rekan – rekan kita di Balai dapat mengelola webset mereka dengan baik,”imbuh Jadid.

Untuk konsultasi panduan penyuluhan perlu kita lakukan di karenakan  untuk tergalinya masukan dari staf BTNBS di Jambi tentang perbaikan modul penyuluhan yang telah disusun; sedang pelatihan yang dilakuka untuk meningkatkan kemampuan peserta tentang pemahamannya dalam mengembangkan media informasi website yang menarik dan sesuai kebutuhan kampanye kawasan TNBS.

“Saya harapkan dengan kegiatan ini dapat membangun kesepahaman dan kesepakatan peran antar Sektor/ bidang dalam organsasi BTNBS untuk efektivitas pengembangan media informasi website BTNBS,”ungkap jadid.

Salah satu peserta kegiatan Sherly iskandar dari pegawai staff BTNBS bagian Humas mengatakan menyambut baik kegiatan ini karna staf yang ikut pelatihan dapat  memiliki pemahaman teknis dalam penulisan berita, info grafis, pembuatan dan pengeditan video & photo untuk kebutuhan website BTNBS

“Saya mengharapkan adaya peningkatan kapasitas peserta yang selama ini kurang memahamai web sekarang memiliki kemampuan teknis dalam pengelolaan post dan page tulisan, visual, dan berita pada website BTNBS,”Harapnya.

Sekadar informasi kegiatan ini di ikuti tidak kurang dari 14 staf dillinkungan BTNBS  serta di akhir dari kegiatan ini di buat rencana tindak lanjut, dimana akan adanya kesepakatan peserta tentang aliran informasi/ komunikasi dalam melakukan update informasi pada website BTNBS.

 

Teks : Efriyadi

 

The post KiBASS Lakukan Pelatihan Web Untuk Staff BTNBS appeared first on HaKI.

]]>