Menu

    Foto: Burung Pantai Yang Bermigrasi Ke Sembilang

    Belahan Bumi utara mulai memasuki musim dingin, sumber makanan terus berkurang. Saat itu jutaan burung melakukan tradisi tahunannya, terbang ke belahan Bumi selatan. Pengembaraan ini yang kita kenal dengan sebutan migrasi burung atau migratory bird.

    Alasan kuat kenapa burung-burung bermigrasi adalah bukan menghindari suhu dingin semata, tetapi juga mencari makan untuk melangsungkan hidupnya. Suhu dingin mengakibatkan cadangan makanan mereka berkurang.

    Salah Satu tujuan migrasi para burung dari utara adalah Semenanjung Banyuasin, Wilayah Taman Nasional Berbak Sembilang. Terdapat 80 Spesies burung dari 36 Family, 10 Spesies mamalia serta 13 spesies herpetofauna yang teridentifikasi.

    Kawasan TN Berbak Sembilang terutama di wilayah SPTN II Sungsang-Sembilang merupakan wilayah singgah dari burung-burung migran. Dimana burung migran ini merupakan kelompok burung yang berkembang dan tinggal selama beberapa bulan disuatu tempat, kemudian menghabiskan waktu lainnya di suatu tempat lain yang berbeda. Dari kondisi ini perlu di lakukan kegiatan pemantauan secara reguler terhadap kondisi habitat dan populasi burung migran dan juga tidak mengabaikan keberadaan jenis kelompok burung air yang lainnya.

    More From Forest Beat

    Bencana Tidak Jatuh Dari Langit

    Sekelumit Catatan Hutan Sumatera Selatan Tahun 1990-2024 Ketika bencana menerjang, narasi yang muncul sering kali beragam. Perubahan iklim dengan cuaca extrimnya atau bahkan bencana itu...
    ARTICLE
    3
    minutes

    Mengawal Keberlanjutan Perhutanan Sosial di Sumatera Selatan

    Dalam beberapa tahun terakhir, perhutanan sosial (PS) masih menjadi salah satu solusi penting untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengurani tekanan terhadap...
    Berita
    2
    minutes

    Sosialisasi Sistem Monev: Perkuat Perencanaan dan Perapihan Administrasi MHA Ghimbe Peramunan

    Pengelolaan Hutan Adat yang berkelanjutan melalui penguatan kapasitas Masyarakat Hukum Adat (MHA), dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Sumatera Selatan (Sumsel), diharapkan meningkatkan...
    Berita
    2
    minutes

    Sosialisasi Sistem Monev: Tingkatkan Partisipasi MHA Tebat Benawa Datangkan Dukungan Para...

    Hutan Kita Institute (HaKI) mengapresiasi partisipasi aktif Masyarakat Hukum Adat (MHA) Tebat Benawa, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel), dalam upaya mengelola Hutan Adat (HA)...
    Berita
    2
    minutes
    spot_imgspot_img